BLOGGER TEMPLATES AND TWITTER BACKGROUNDS

FOR HER THAT I MISSED SO MUCH

Cool Purple Pointer Glitter
Showing posts with label CINTA. Show all posts
Showing posts with label CINTA. Show all posts

Thursday, January 5, 2012

TIPS-TIPS EFEKTIF UNTUK MENGHILANGKAN RASA CINTA DAN RINDU KEPADA ORANG YANG BUKAN MILIK KITA


Pertama: Berusaha ikhlas dalam beribadah.
Jika seseorang benar-benar ikhlas menghadapkan diri pada Allah, maka Allah akan menolongnya dari penyakit rindu dengan cara yang tak pernah terbetik di hati sebelumnya. Cinta pada Allah dan nikmat dalam beribadah akan mengalahkan cinta-cinta lainnya. Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah mengatakan, “Sungguh, jika hati telah merasakan manisnya ibadah kepada Allah dan ikhlas kepada-Nya, niscaya ia tidak akan menjumpai hal-hal lain yang lebih manis, lebih indah, lebih nikmat dan lebih baik daripada Allah. Manusia tidak akan meninggalkan sesuatu yang dicintainya, melainkan setelah memperoleh kekasih lain yang lebih dicintainya. Atau karena adanya sesuatu yang ditakutinya. Cinta yang buruk akan bisa dihilangkan dengan cinta yang baik. Atau takut terhadap sesuatu yang membahayakannya.”[10]

Kedua: Banyak memohon pada Allah
Ketika seseorang berada dalam kesempitan dan dia bersungguh-sungguh dalam berdo’a, merasakan kebutuhannya pada Allah, niscaya Allah akan mengabulkan do’anya. Termasuk di antaranya apabila seseorang memohon pada Allah agar dilepaskan dari penyakit rindu dan kasmaran yang terasa mengoyak-ngoyak hatinya. Penyakit yang menyebabkan dirinya gundah gulana, sedih dan sengsara. Ingatlah, Allah Ta’ala berfirman,
وَقَالَ رَبُّكُمُ ادْعُونِي أَسْتَجِبْ لَكُمْ
“Dan Rabbmu berfirman: “Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu.” (QS. Al Mu’min: 60)

Ketiga: Rajin memenej pandangan
Pandangan yang berulang-ulang adalah pemantik terbesar yang menyalakan api hingga terbakarlah api dengan kerinduan. Orang yang memandang dengan sepintas saja jarang yang mendapatkan rasa kasmaran. Namun pandangan yang berulang-ulanglah yang merupakan biang kehancuran. Oleh karena itu, kita diperintahkan untuk menundukkan pandangan agar hati ini tetap terjaga. Lihatlah surat An Nur ayat 30 yang telah kami sebutkan sebelumnya. Mujahid mengatakan, “Menundukkan pandangan dari berbagai hal yang diharamkan oleh Allah akan menumbuhkan rasa cinta pada Allah.”[11]
Keempat: Lebih giat menyibukkan diri
Dalam situasi kosong kegiatan biasanya seseorang lebih mudah untuk berangan memikirkan orang yang ia cintai. Dalam keadaan sibuk luar biasa berbagai pikiran tersebut mudah untuk lenyap begitu saja. Ibnul Qayyim pernah menyebutkan nasehat seorang sufi yang ditujukan pada Imam Asy Syafi’i. Ia berkata, “Jika dirimu tidak tersibukkan dengan hal-hal yang baik (haq), pasti akan tersibukkan dengan hal-hal yang sia-sia (batil).”[12]

Kelima: Menjauhi musik dan film percintaan
Nyanyian dan film-film percintaan memiliki andil besar untuk mengobarkan kerinduan pada orang yang dicintai. Apalagi jika nyanyian tersebut dikemas dengan mengharu biru, mendayu-dayu tentu akan menggetarkan hati orang yang sedang ditimpa kerinduan. Akibatnya rasa rindu kepadanya semakin memuncak, berbagai angan-angan yang menyimpang pun terbetik dalam hati dan pikiran. Bila demikian, sudah layak jika nyanyian dan tontonan seperti ini dan secara umum ditinggalkan. Demi keselamatan dan kejernihan hati. Sehingga sempat diungkapkan oleh beberapa ulama nyanyian adalah mantera-mantera zina.
Ibnu Mas’ud mengatakan, “Nyanyian dapat menumbuhkan kemunafikan dalam hati sebagaimana air dapat menumbuhkan sayuran.”  Fudhail bin ‘Iyadh mengatakan, “Nyanyian adalah mantera-mantera zina.” Adh Dhohak mengatakan, “Nyanyian itu akan merusak hati dan akan mendatangkan kemurkaan Allah.”[13]


#diambil dari sumber2 yg terpakai...

AYAT CINTA KEPADA KEKASIH!?

Biarpun ayat-ayat cinta itu sudah tua, rapuh, luluh dan lusuh,

Cinta itu tetap Segar Mekar dan Semakin Dalam,
Cinta itu yang Kau beri,
Cinta itu dengan Hati, Sanubari, Rohani & Jasmani,


Dengan Cinta Datangnya Sabar,

Orang Bercinta tiada Gusar,

Apa berlaku hanyalah Mata Kasar,
Mata hati tetap berkobar-kobar.


Dengan Cinta tiada Was-Was,

Apa dibuat biarlah berbalas atau tidak berbalas,

Waktu bersua, diri sentiasa kemas,
Wangian harum, percikannya ikhlas.


Dengan Cinta Sentiasa Mahu Berhubung,

Juga Rasa Mahu Bersama,

Harapan tinggi sampai ke penghujung,
Selepas Nyawa bertemu di Syurga


Dengan Cinta datang pengorbanan,

sentiasa hidup dalam bantuan,

Sungguh indah Hidup Bertuhan,
Kerana Allah, Cintaku murnikan.


Lembaran Cinta tanda kekuasaan,

Sentiasa ada sepanjang Zaman,

Melalui Kekasih Dia Sampaikan,
Buat pedoman cinta sepanjang Jalan.


Dengan Cinta penuh Pengharapan,

Takutnya hilang cinta dari Tuhan,

Sentiasa Diri dalam Persiapan,
Sampai waktu, akan disemadikan.


Ya Allah! Aku minta kepada Engkau semua kebaikan masa kini dan akan datang samada yang aku ketahui atau tidak dan tahu dan aku berlindung kepada Engkau dari semua kejahatan yang masa kini dan akan datang samada yang aku tahu atau tidak.



Doa itu adalah Ayat-Ayat Cinta kita Kepada Pencipta, Allah Swt. Semoga Cinta Kita Terus Mekar Mewangi.
قُلْ إِن كُنتُمْ تُحِبُّونَ اللّهَ فَاتَّبِعُونِي يُحْبِبْكُمُ اللّهُ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ وَاللّهُ غَفُورٌ رَّحِيمٌ
"Katakanlah (Wahai Muhammad): Jika kamu (benar-benar) mencintai Allah, ikutilah aku, niscaya Allah mengasihi dan mengampuni dosa-dosamu. Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang."
(Surah Ali-Imran 3:  Ayat ke 31)